Dalam masyarakat Indonesia yang beragama Islam ada kebiasaan jikalau kita habis bersetubuh maka kita harus mandi junub dan keramas.Tapi apakah mandi junub tersebut mesti keramas?

Ustad Ahmad Sarwat, Lc. menjelaskan: Keramas itu umumnya dipahami sebagai mencuci rambut dengan shampo. Bila demikian pengertiannya, maka mandi junub itu tidak identik dengan keramas.

Karena yang penting dalam mandi junub adalah menyampaikan air ke seluruh tubuh, atau dengan kata lain, membasahi seluruh bagian tubuh kita dengan air. Dan tidak harus dengan sabun atau shampoo. Walaupun juga bukan merupakan larangan.

Barangkali istilah orang-orang tua kita di masa lalu terbiasa menyebut mandi dengan membasahi kepala dengan sebutan ‘keramas’. Sehingga pada masa berikutnya istilah itu mengalami pergeseran makna menjadi cuci rambut dengan menggunakan cairan pembersih . Pergeseran makna seperti inilah yang barangkali melahirkan sedikit kerancuan, sehingga perlu diluruskan kembali.

Pendeknya, yang dinamakan mandi janabah hanyalah niat dan meratakan air ke seluruh tubuh. Hanya air dan tidak perlu dengan shampo atau cairan pembersih apapun.

Advertisements